All posts tagged: Syamsul Arifin

Secuplik Cerita Jaringan Rimpang Nusantara

Cerita-cerita partisipan jaringan Rimpang membawa kita kepada titik dimana kita dapat meraba kembali koreografi kehidupan kita.

Rhizomatic Archipelago x Kelana Residency

Program Rimpang Nusantara dan Residensi Kelana menjadi titik temu dari gagasan dua lembaga Cemeti – Institut untuk Seni dan Masyarakat, dan Yayasan Biennale Yogyakarta untuk melihat Indonesia tidak dalam kerangka kota-Kota pusat seni, melainkan bergerak dan menyingkap narasi-narasi di titik-titik lain, terutama yang terhubung dengan khatulistiwa.

NÉMOR Southeast Monsoon

Pameran ini berusaha membongkar dan menelaah kembali Madura sebagai sebuah wilayah psiko-geografis dan kultural dalam spektrum yang lebih luas. Seniman yang diundang setidaknya mewakili keragaman tersebut: sebagian penduduk Madura, sebagian Madura diaspora, sebagian mewakili Pandalungan, sebagian lainnya adalah perupa non-Madura yang dapat memberikan pandangan yang lebih berjarak. Karya-karya yang dipamerkan mewakili empat kelompok narasi yaitu sejarah, pesisir, tanah dan gender.

NÉMOR Southeast Monsoon

The exhibition tries to deconstruct and re-examine Madura as a psycho-geographical and cultural region within a broader spectrum. The commissioned artists will at least represent the diversity: some of them are the residents of Madura, some others are Madurese diaspora, representatives of Pandalungan, and non-Madurese visual artist who can provide a more objective view. The works on exhibited speak for four groups of narratives, namely history, coast, ground, and gender.

Rimpang Nusantara

Rimpang Nusantara (atau Rhizomatic Archipelago), adalah program berkelanjutan yang diinisiasi oleh Cemeti – Institut untuk Seni dan Masyarakat sejak bulan Desember 2018, sebagai platform untuk mengembangkan suatu model kerja seni dan kebudayaan yang dikelola bersama-sama secara egaliter dan transparan oleh setiap partisipan di dalamnya, dengan menekankan pentingnya desentralisasi, serta memaksimalkan mekanisme distribusi pengetahuan dan pengalaman yang merata.

Rhizomatic Archipelago

Rimpang Nusantara (Rhizomatic Archipelago) is an ongoing program initiated by Cemeti – Institute for Arts and Society since December 2018, as a platform to develop an art and cultural work model that is managed together egalitarian and transparently by each participant in it, by emphasizing the importance of decentralization, as well as maximizing the distribution mechanism of knowledge and experience equally.