All posts tagged: Mahardika Yudha

DKT Proyek Mustahil – Sesi 04

Bagaimana kita mengusahakan seni menjadi relevan bagi generasi sekarang dan mendatang, bagi generasi pandemi maupun pascapandemi?

Proyek Mustahil

Proyek Mustahil menempatkan “(yang) mustahil” dan “kemustahilan” sebagai subject matter, menjadikan keduanya sebagai fokus penerjemahan seni sesuai dengan konteks aktual dari keadaan-keadaan masyarakat kontemporer. Bukan hanya untuk mencapai antitesis dari “kemungkinan”, proyek ini bertujuan untuk mendekonstruksi “(yang) mustahil” sebagai gaya ungkap dan ekspresi potensial yang memberdayakan; memperlakukan “(yang) mustahil” lebih sebagai strategi estetik daripada sekadar taktik artistik, dalam rangka menciptakan karya seni kolektif yang di dalamnya dapat terjadi suatu olah-gagasan bersama yang menekankan keterlibatan semua pihak dengan setara.

Conversation about Periphery Narration

In the process of preparing Biennale Equator #5, 2019 and Rimpang Nusantara / Rhizomatic Archipelago 2019 – 2021, the latest program of Cemeti- the Institut for Arts and Society, we met at one point of ideas to talk about “periphery” narration. We agreed to design a series of joint projects that contained a series of discussions (closed & open), research, publications, and presentations in various formats throughout 2019.

Percakapan Tentang Narasi Pinggiran

Di dalam proses persiapan Biennale Equator #5, 2019 dan Rimpang Nusantara/ Rhizomatic Archipelago 2019 – 2021, program terbaru Cemeti-Institut untuk Seni dan Masyarakat, kami bertemu di satu titik gagasan untuk membicarakan narasi “pinggiran”. Kami pun bersepakat merancang rangkaian proyek bersama yang berisi seri diskusi (tertutup & terbuka), penelitian, publikasi, dan presentasi dalam berbagai ragam format di sepanjang tahun 2019.