All posts tagged: Elia Nurvista

Mediated Resource Migration; Constructed Cultural Biotope

The issue that forms the basis of the artistic practices of Elia Nurvista and Youngho Lee, through which they attempt to draw connecting threads in this exhibition, is an enthusiasm for representing the phenomena of global migration of resources. They have investigated a number of these sources as historical issues, while others have been collected from contemporary encounters.

Migrasi Sumber Daya Termediasi; Biotope Budaya Terkonstruksi

Hal yang melandasi hubungan artistik antara Elia Nurvista dan Youngho Lee, yang coba ditarik benang merahnya dalam pameran ini, adalah antusiasme dari praktik mereka yang berusaha merepresentasikan gejala dari migrasi global sumber daya-sumber daya. Beberapa di antara sumber-sumber tersebut telah diteliti sebagai hal-hal kesejarahan, sedangkan yang lainnya cukup sering dipungut sebagai temuan-temuan kontemporer.

Reconstructed Biotope

Praktik artistik Elia Nurvista dan Youngho Lee mempunyai antusiasme dalam merepresentasikan migrasi global sumber-sumber daya. Praktik mereka menunjukkan kombinasi yang menyengat antara “kecenderungan ekspositori” dan “aspirasi puitis” dalam menyusun pernyataan-pernyataan politis terkait fenomena atau kejadian-kejadian lintas geografis, memanfaatkan ragam konten yang tersebar di belantara informasi yang semakin menjelma menjadi sumber arbitrari di era teknologis hari ini. “Globalisasi dari kondisi-kondisi material sekaligus ideal”, itulah kisaran isu yang mereka coba selidiki dengan menjelajahi subjek yang berbeda satu sama lain: sementara Elia mengurai sesuatu yang politis di balik [sisa-sisa] makanan, Youngho memetakan ulang apa pun yang eksperimental dari [sisa-sisa] bebunyian.

Reconstructed Biotope

Elia Nurvista and Youngho Lee’s artistic practices are marked by an enthusiasm for representing the global migration of resources. Their practices show a striking combination of “expository tendencies” and “poetic aspirations” in composing political statements about cross-geographical events and phenomena. They utilise the diverse content that is dispersed across the information wilderness, which is increasingly formed from arbitrary sources in today’s era of technology.

Bodies of Power/Power of Bodies

Bodies of Power/Power for Bodies adalah pameran kelompok dan rangkaian kegiatan di Cemeti – Institut untuk Seni dan Masyarakat. Pameran ini merupakan program pertama dari serangkaian kegiatan yang akan berlangsung dengan beberapa proyek solo dan kelompok dan penelitian. Dalam pameran yang pertama ini, kami mengundang beberapa seniman dan kolektif dari Indonesia, baik yang bekerja secara langsung dengan komunitas melalui aksi warga atau juga melalui pemanfaatan ruang seni untuk mengkritik sistem sosial dan politik yang dominan. Melalui berbagai praktik dan inisatif warga yang terlibat dalam program publik, kami ingin melihat lebih jauh mengenai peran masyarakat dan agensi politik dalam praktik kultural; bagaimana dapat berbicara untuk kekuatan (bodies of), yang juga dapat secara langsung mendukung tubuh-tubuh individual dan kolektif.

Bodies of Power/Power of Bodies

Bodies of Power/Power for Bodies is a group exhibition and events program at Cemeti-Institute for Art and Society. It marks the start of a new ongoing programme thread (of the same name) that will include a number of other group and solo projects, as well as research developed with a range of practitioners. This first exhibition brings together artists and collectives from Indonesia who either work directly with communities through DIY civic action, or use the space of art to critique dominant social and political systems. Through these practices, as well as those of various community initiatives involved in the associated public programmes, we hope to explore the social role and political agency of cultural practice; how we can speak to (bodies of) power, as well as directly support our individual and collective bodies.