All posts tagged: Ipeh Nur

Gapura Buwana

Gapura Buwana memamerkan karya visual Gegerboyo yang sebagian besar digambar pada dinding galeri. Sebagian lainnya, dicetak dan digambar pada kain-kain transparan yang digantung pada posisi berbeda dengan jarak tertentu dari dinding. Untuk membuka peluang penerjemahan baru atas praktik kesenian Gegerboyo, pameran ini menyoroti metode yang, menurut kelompok ini, dilakukan secara “non-sistem”. Dalam arti, menggambar dengan organik, tidak terikat oleh ketentuan baku baik dalam hal komposisi rupa maupun sistem naratif.

Jejak-Jejak Ketiga Gagasan Estafet Mustahil

Sudah dua setengah bulan eksperimen Gagasan Estafet Mustahil (GEM) dilakukan. Sejauh ini, empat puluh lima pegiat kebudayaan (di antaranya berprofesi sebagai perupa, musisi, sutradara, dan penulis) sudah terlibat dalam eksperimen ini. Sebagian sudah merespon buku catatan GEM yang kami kirim dan meneruskannya ke orang lain, sebagian sisanya masih menyimpan buku catatan yang mereka terima di studio/rumah mereka masing-masing.

Rhizomatic Archipelago x Kelana Residency

Program Rimpang Nusantara dan Residensi Kelana menjadi titik temu dari gagasan dua lembaga Cemeti – Institut untuk Seni dan Masyarakat, dan Yayasan Biennale Yogyakarta untuk melihat Indonesia tidak dalam kerangka kota-Kota pusat seni, melainkan bergerak dan menyingkap narasi-narasi di titik-titik lain, terutama yang terhubung dengan khatulistiwa.

Rimpang Nusantara

Rimpang Nusantara (atau Rhizomatic Archipelago), adalah program berkelanjutan yang diinisiasi oleh Cemeti – Institut untuk Seni dan Masyarakat sejak bulan Desember 2018, sebagai platform untuk mengembangkan suatu model kerja seni dan kebudayaan yang dikelola bersama-sama secara egaliter dan transparan oleh setiap partisipan di dalamnya, dengan menekankan pentingnya desentralisasi, serta memaksimalkan mekanisme distribusi pengetahuan dan pengalaman yang merata.

Rhizomatic Archipelago

Rimpang Nusantara (Rhizomatic Archipelago) is an ongoing program initiated by Cemeti – Institute for Arts and Society since December 2018, as a platform to develop an art and cultural work model that is managed together egalitarian and transparently by each participant in it, by emphasizing the importance of decentralization, as well as maximizing the distribution mechanism of knowledge and experience equally.