All posts filed under: Pengantar

Proyek Mustahil

Proyek Mustahil menempatkan “(yang) mustahil” dan “kemustahilan” sebagai subject matter, menjadikan keduanya sebagai fokus penerjemahan seni sesuai dengan konteks aktual dari keadaan-keadaan masyarakat kontemporer. Bukan hanya untuk mencapai antitesis dari “kemungkinan”, proyek ini bertujuan untuk mendekonstruksi “(yang) mustahil” sebagai gaya ungkap dan ekspresi potensial yang memberdayakan; memperlakukan “(yang) mustahil” lebih sebagai strategi estetik daripada sekadar taktik artistik, dalam rangka menciptakan karya seni kolektif yang di dalamnya dapat terjadi suatu olah-gagasan bersama yang menekankan keterlibatan semua pihak dengan setara.

sebARSIP

Dalam proyek ini, dengan sepenuhnya memanfaatkan platform media online, kami akan menerbitkan, setidaknya satu pos setiap minggu, ulasan tentang satu atau lebih materi dokumentasi yang tersimpan dalam koleksi arsip kami; arsip-arsip yang berkaitan dengan karya seni atau proyek seniman yang pernah bekerja sama dengan Cemeti.

Residensi 2019 Periode #2

Dari September hingga November 2019, Chu Hao Pei (Singapura), Dhanny ‘Danot’ Sanjaya (Indonesia), dan Sophie Innmann (Jerman), terpilih untuk mengikuti Program Residensi Seniman Cemeti periode # 2 2019. Diorganisir oleh Cemeti – Institut Seni dan Masyarakat bekerja sama dengan Goethe-Institut Indonesia dan National Art Council Singapura.

Rimpang Nusantara

Rimpang Nusantara (atau Rhizomatic Archipelago), adalah program berkelanjutan yang diinisiasi oleh Cemeti – Institut untuk Seni dan Masyarakat sejak bulan Desember 2018, sebagai platform untuk mengembangkan suatu model kerja seni dan kebudayaan yang dikelola bersama-sama secara egaliter dan transparan oleh setiap partisipan di dalamnya, dengan menekankan pentingnya desentralisasi, serta memaksimalkan mekanisme distribusi pengetahuan dan pengalaman yang merata.