All posts filed under: Berkas #01: Jogja 88

Anekdot dari Anekdot Cemeti 88-98

“Mengintervensi arsip”, dalam hal ini: secara fisik, yaitu ketika hasil pindaian beberapa halaman buku 15 years Cemeti Art House Exploring Vacum ditata ulang secara manual dengan pemotong kertas dan lem—seperti praktik mengkliping—sebelum hasil tataannya itu dipindai kembali, alih-alih mengolah visual-teks anekdot tersebut dengan merancang ulang sepenuhnya menggunakan software. Pilihan artistik tersebut juga terhubung dengan gagasan kedua, yaitu “mengalami arsip”. Bagi saya, proses dan sensasi memotong serta mengelem hasil potongan yang tidak rapi, hingga bercak-bercak kotor akibat proses memindai, adalah pengalaman menarik yang saya bayangkan juga akan teman-teman alami kala menyimak gambar-gambar di atas.

Jogja 88 — dan Sejumlah Pecutan Visual hingga 1 Dasawarsa Kemudian

Untuk edisi perdana sebARSIP (periode 2 – 14 Mei 2020) ini, kami memilih tahun 1988 sebagai latar utama bagi lanskap naratif. 1988 merupakan tahun berdirinya Galeri Cemeti (31 Januari) dan juga tahun penyelenggaraan pertama Biennale Jogja yang saat itu masih bernama “Pameran Biennale I – 1988: Seni Lukis Yogyakarta” (17 – 24 Juni).