All posts filed under: RHIZOMATIC ARCHIPELAGO

Conversation about Periphery Narration

In the process of preparing Biennale Equator #5, 2019 and Rimpang Nusantara / Rhizomatic Archipelago 2019 – 2021, the latest program of Cemeti- the Institut for Arts and Society, we met at one point of ideas to talk about “periphery” narration. We agreed to design a series of joint projects that contained a series of discussions (closed & open), research, publications, and presentations in various formats throughout 2019.

Rhizomatic Archipelago x Kelana Residency

Program Rimpang Nusantara dan Residensi Kelana menjadi titik temu dari gagasan dua lembaga Cemeti – Institut untuk Seni dan Masyarakat, dan Yayasan Biennale Yogyakarta untuk melihat Indonesia tidak dalam kerangka kota-Kota pusat seni, melainkan bergerak dan menyingkap narasi-narasi di titik-titik lain, terutama yang terhubung dengan khatulistiwa.

Rhizomatic Archipelago

Rimpang Nusantara (atau Rhizomatic Archipelago), adalah program berkelanjutan yang diinisiasi oleh Cemeti – Institut untuk Seni dan Masyarakat sejak bulan Desember 2018, sebagai platform untuk mengembangkan suatu model kerja seni dan kebudayaan yang dikelola bersama-sama secara egaliter dan transparan oleh setiap partisipan di dalamnya, dengan menekankan pentingnya desentralisasi, serta memaksimalkan mekanisme distribusi pengetahuan dan pengalaman yang merata.