Author: Cemeti

PLAYLIST ON, BAKAR MANYALA!

Apa yang akan kawan jumpai di dalam presentasi ini adalah jejak proses belajar kami berupa pethilan dari 13 proyek Akar Rimpang yang telah kami selenggarakan secara simultan mulai April 2022 di kampung halaman kami masing-masing.

Panggilan Terbuka Kurator

Cemeti-Institut untuk Seni dan Masyarakat membuka kesempatan bagi Anda yang tertarik bergabung sebagai kurator pameran “Mengingat 25 Tahun Reformasi” dan Residensi periode April-Juni 2023. Panggilan terbuka kurator ini merupakan bagian dari upaya Cemeti-Institut untuk Seni dan Masyarakat dalam membangun pendekatan kuratorial inovatif yang tidak bertumpu pada gagasan individu tetapi dikembangkan melalui berbagai perspektif para kurator yang mumpuni di disiplin bidang spesifik tertentu.

Panggilan Terbuka Manajer Proyek Seni

Cemeti-Institut untuk Seni dan Masyarakat membuka kesempatan bagi Anda yang tertarik bergabung sebagai Manajer Proyek ‘Mengingat 25 Tahun Reformasi’. Panggilan terbuka manajer proyek ini merupakan bagian dari upaya Cemeti-Institut untuk Seni dan Masyarakat dalam membangun pendekatan tata kelola seni inovatif yang tidak bertumpu pada cara kerja tunggal tetapi dikembangkan melalui berbagai pengalaman praktik para manajer seni yang mumpuni dalam mentransformasikan visi artistik menjadi peristiwa seni-budaya.

“Exploring Farmer Groups Jogja X Fukuda” Exhibition

Anang and Pari often connect the disconnected -at least for things generally considered disconnected in our art scene today- such as contemporary art and agriculture. This time, Anang connects many things, including farmer groups from Yogyakarta and Fukuda, food source maps of Yogyakarta and Fukuda, artist-style photography and Fukuda citizen photography, Cemeti’s gallery in Yogyakarta and Matsumoto House in Fukuda, Shodoshima.

Pameran “Menjelajahi Kelompok Tani Jogja X Fukuda”

Anang dan “Panen apa hari ini” memang sering menyambung-nyambungkan yang tak nyambung -paling tidak untuk hal yang secara umum dianggap tidak nyambung di kehidupan kesenian kita hari ini- misalnya menyambungkan seni kontemporer dengan pertanian. Kali ini, Anang menyambung-nyambungkan banyak hal antara lain: poktan Yogyakarta dengan Fukuda, peta pangan Yogyakarta dengan Fukuda, fotografi ala seniman dengan fotografi warga fukuda, ruang pamer Cemeti di Yogyakarta dengan ruang pamer Rumah Matsumoto di Fukuda, Shodoshima.