"Presentasi Khusus", 33 Tahun Nafas Panjang Cemeti, Berkas #05: Edisi 33 Tahun Cemeti, sebARSIP
Comment 1

Membingkai Ingatan, Lipatan Waktu, dan Praktik yang Menubuh sebagai Arsip

sebARSIP – Berkas #05 (special curation)

sebARSIP – Berkas #05 (Edisi 33 Tahun Cemeti)

Membingkai Ingatan, Lipatan Waktu, dan Praktik yang Menubuh sebagai Arsip

Kurasi arsip oleh Linda Mayasari

Dari sudut pandang internal tim Cemeti, sebARSIP yang diinisiasi oleh Manshur Zikri ( Kurator-Manajer Artistik Cemeti) bekerja sebagai provokasi bagi tiap-tiap individu tim Cemeti untuk membentuk kebiasaan kritis dalam mempelajari sejarah ruang yang kami kelola beserta konteks sosial politiknya melalui arsip. Hal ini sejalan dengan semangat kami untuk menjadikan Cemeti bukan sekedar tempat kerja tetapi ruang tumbuh bersama. Di dalam dinamika kerja Cemeti yang tak tampak dari luar, tantangan utama adalah bagaimana individu-individu yang menjadi organ tubuh organisasi ini tidak sekedar berfungsi mekanik layaknya mesin manajerial kesenian. Namun, masing-masing dari kami harus sepenuhnya menyadari apa yang tengah kami kerjakan baik ditingkat praksis maupun konseptual, memahami di wilayah wacana macam apa kerja perngorganisasian ini beroperasi, dan tujuan apa yang tengah kita perjuangkan bersama. Dengan membongkar dan membaca kembali arsip kegiatan Cemeti, kami dapat menapaki pemahaman atas pergulatan masa lampau; belajar dari kesuksesan, tantangan, kegagalan; serta mengelaborasi pengetahuan dari arsip tersebut untuk memperkuat strategi praktik kerja kuratorial dan tata kelola saat ini dan di masa depan.

Berkembang menjadi kumparan produksi dan distribusi pengetahuan, setiap ulasan sebARSIP–yang sebagian besar ditulis oleh tim Cemeti–dihantarkan kepada khalayak melalui pelantar media daring Instagram @cemeti.institute dan situs web baru kami www.cemeti.art. sebARSIP edisi khusus “Instagram Takeover CONFLICTORIUM” yang diluncurkan pada 10-12 Juli 2020 telah mengambil peran yang lebih luas sebagai pelantar pertukaran konteks praktik institusional antara Cemeti-Institut untuk Seni dan Masyarakat dengan Conflictorium (Museum of Conflict) Ahmedabad, India.  Pada edisi khusus ini pula kami mengundang dua kurator, Alia Swastika  dan Grace Samboh untuk turut berkontribusi.  Tahun ini, sebARSIP edisi khusus kembali diluncurkan sebagai bagian dari perayaan sunyi 33 Tahun Cemeti. Pada edisi ini kami mengundang tiga penulis untuk menghidupkan kembali arsip kegiatan Cemeti yang secara personal terhubung dengan masing-masing dari mereka melalui ragam keterlibatan yang berbeda. Melati Suryodarmo (seniman, pendiri Undisclosed Territory) melalui tulisannya Rumah Bagi yang Ingin Melampaui Perbatasan melipat waktu lima belas tahun yang lalu. Melati menghadirkan kembali montase ingatan tentang proses pameran tunggal pertamanya di Cemeti yang berjudul Loneliness in the Boundaries. Sebagai manuver eksperimentasi kuratorial untuk mengunduh pengetahuan di wilayah kesenian yang jarang dikunjungi dan diwacanakan, sebARSIP edisi ini mencoba menyambangi dokumen fisik dan ingatan praktik tata kelola seni. Untuk itu kami mengundang Nikita Ariestyanti, manajer seni yang pernah bekerja bersama Cemeti sebagai asisten program residensi periode 2018 untuk menyibak dinamika dan tantangan kerja tak tampak di balik program residensi Cemeti. Jessica Ayudya Lesmana, penulis waria otodidak yang bergabung dengan tim Cemeti sejak akhir tahun 2020, mengulas Drama Daster  karya Lashita Situmorang yang menjadi bagian dari presentasi Study Club Inkubator Inisiatif “Clothing as a State of Power” yang digelar di Cemeti pada bulan Desember 2020. Melalui perspektif gender, Jessica menautkan pengalaman kepenontonannya dengan pengalaman ketubuhannya atas pakaian sebagai salah satu atribut gender. Keberagaman perspektif dan latar belakang dari para kontributor sebARSIP edisi 33 Tahun Cemeti ini diharapkan dapat menunjukkan wilayah-wilayah tersembunyi di mana sebenarnya arsip fisik memiliki ekstensi dalam bentuk pengalaman yang terpahat di dalam ingatan dan tubuh sang subjek peristiwa. *

Berkas Arsip

Berkas Arsip

1 Comment

  1. Pingback: Musim Peralihan Penanda Pungkasan Perayaan Sunyi 33 Tahun Cemeti | CEMETI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.