"Kabar Program", Aktivitas Rimpang Nusantara
Leave a Comment

Rimpang Nusantara 2020

Bulan ini, dengan gembira dan penuh semangat, kami melansir edisi kedua program Rimpang Nusantara, melibatkan lima seniman dari lima lokasi berbeda: Engel Seran (Atambua), Robby Octavian (Samarinda), Remzky F. Nikijuluw (Ambon), Riky Fernando (Tanjung Pinang), dan Ester Elisabeth Umbu Tara (Kupang).

Kelima seniman ini akan bersama-sama menjalani proses berkarya melalui seri lokakarya yang diselenggarakan daring selama Pandemi. Cemeti juga bekerja sama dengan Asana Bina Seni, Biennale Jogja Academy, untuk menyelenggarakan beberapa kelas senirupa yang diharapkan dapat memperkaya wawasan dan sudut pandang para partisipan dalam mengembangkan praktik artistiknya.

Kelima seniman pada edisi kedua ini, nantinya, akan menjadi bagian dari jaringan Rimpang Nusantara dan diharapkan dapat membangun komunikasi dan kolaborasi di masa depan bersama delapan seniman lainnya yang sudah terlibat di Rimpang Nusantara edisi pertama.

Selamat berproses, teman-teman!


Rimpang Nusantara (atau Rhizomatic Archipelago), adalah program berkelanjutan yang diinisiasi oleh Cemeti – Institut untuk Seni dan Masyarakat sejak bulan Desember 2018, sebagai platform untuk mengembangkan suatu model kerja seni dan kebudayaan yang dikelola bersama-sama secara egaliter dan transparan oleh setiap partisipan di dalamnya, dengan menekankan pentingnya desentralisasi, serta memaksimalkan mekanisme distribusi pengetahuan dan pengalaman yang merata.

Program ini fokus pada upaya pencarian dan pemetaan ragam bentuk praktik seni yang kontekstual dan produksi pengetahuan yang ditopang oleh asas gotong-royong, pendekatan berbasis komunitas, corak kerja bersama tak terpusat, kekuatan literasi kritis, dan penghormatan terhadap keberagaman. Program ini juga aktif membangun jaringan kerja kesenian yang inklusif dan membuka berbagai kemungkinan eksperimen dan kolaborasi lintas disiplin, lokasi, kolektif, ataupun kelembagaan.

This entry was posted in: "Kabar Program", Aktivitas Rimpang Nusantara

by

Cemeti – Institut untuk Seni dan Masyarakat (sebelumnya ‘Galeri Cemeti’, kemudian ‘Rumah Seni Cemeti’) adalah platform tertua seni kontemporer di Indonesia, didirikan di Yogyakarta tahun 1988 oleh Mella Jaarsma dan Nindityo Adipurnomo. Cemeti menawarkan platform bagi seniman dan praktisi kebudayaan untuk mengembangkan, menyajikan, dan mempraktikkan aktivitas mereka lewat kolaborasi bersama kurator, peneliti, aktivis, penulis dan performer, serta komunitas lokal di Yogyakarta.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.