"Kabar Teman Rimpang", Kabupaten Aceh Utara, RIMPANG NUSANTARA
Leave a Comment

Makam Sultanah Al-Malikah Al-Mu’azhzhamah

Makam Sultanah Al-Malikah Al-Mu’azhzhamah (‘Ratu yang Dipertuan Agung’) Nahrasyiyah binti Zainal ‘Abidin bin Ahmad bin Muhammad bin Al-Malik Ash-Shalih, bergelar Ra Bakshy Khadiyu (‘Penguasa yang Berhati Pemurah’), adalah makam terindah se-Asia Tenggara.

Diketik ulang dari buku Melintasi Jejak Perjalanan Sejarah Aceh, Masyarakat Peduli Sejarah Aceh, 2018.
Foto: Ferial Afiff (diakses dari Instagram @alebutoh).

Agak jauh sedikit tentang makam ini, tentang enkripsi yang tertera di makam beliau (lihat foto di atas). Sebuah papan informasi yang saya dapatkan di Museum Islam Samudra Pasai.

Konon, Nahrasiyah menjabat sebagai Sultanah lebih dari 20 tahun, Periode II Kerajaan Islam Samudra Pasai, dan wafat 1428 M.

Kisah Sultanah Nahrasiyah sedikit banget, mungkin ada di Hikayat Raja-raja Pasai yang sempat disalin Raffles, dan kini tersimpan di Royal Asiatic Society, London. Itu pun kalau pendapat Sir Richard O. Winsted tepat, dalam bukunya A history Malay Literature, yang menyatakan bahwa kemungkinan Hikayat Raja-Raja Pasai ditulis antara 1350 – 1500 M.

Foto: Ferial Afiff (diakses dari Instagram @alebutoh).
Foto: Ferial Afiff (diakses dari Instagram @alebutoh).
Foto: Ferial Afiff (diakses dari Instagram @alebutoh).
Foto: Ferial Afiff (diakses dari Instagram @alebutoh).
Foto: Ferial Afiff (diakses dari Instagram @alebutoh).
Foto: Ferial Afiff (diakses dari Instagram @alebutoh).
Foto: Ferial Afiff (diakses dari Instagram @alebutoh).

by

FERIAL AFFIF adalah seniman fleksibel yang telah aktif berkarya lebih dari 10 tahun. Saat ini ia berdomisili di Yogyakarta. Pola karyanya tak punya batasan maupun gaya tertentu, secara artistik dia kerap beralih-peran sebagai fasilitator/kurator/penulis/peneliti/produser/dsb. Dia senantiasa penasaran. berhubungan dengan orang lain serta kondisi kehidupan yang menyertainya, terutama tema lingkungan/gender/sejarah. Karyanya sempat hadir di berbagai kota di Indonesia dan negara lain seperti: Singapura,Myanmar, Jepang, Korea Selatan, India, Sri Lanka, Madagaskar, Switzerland, dan sebagainya, Ferial sejak 2012 menjadi anggota Lifepatch, sebuah inisiasi warga dalam seni-sains-teknologi. Sejak 2018 bersama Putri Wartawati, Ridwan Rau Rau, dan Yayasan Lingkar Semanggi (Tangerang) menginisiasi Expedition Camp sebuah forum temu dan berbagi per dua tahunan bagi para praktisi performans se-Asia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.