"Kabar Teman Rimpang", Kabupaten Aceh Besar, RIMPANG NUSANTARA
Comment 1

Makam Teungku Fakinah

English | Indonesia

Setelah nyasar, pulang, nyasar dan balik lagi, tanya-tanya warga lokal…, barulah akhirnya ketemu juga komplek makam TGK. HJ. FAKINAH yang tak tersentuh plang/tanda cagar budaya. Kalau mengikuti Google Maps, kita akan dibawa ke hutan belantara di ujung bukit, jauh dari lokasi sebenarnya. (Dan mohon maaf, saya lupa menandai titik yang benar.)

Foto: Ferial Afiff. (Diakses dari Instagram @alebutoh).

Teungku Fakinah adalah ulama besar perempuan, juga pionir sekolah Islam untuk perempuan (1911). Kini, namanya Yayasan Pendidikan Agama Islam Hajjah Fakinah.

Foto: Ferial Afiff. (Diakses dari Instagram @alebutoh).

Tentu, seperti umumnya para perempuan zaman itu (akhir 1800-an) di Aceh, Teungku Fakinah rajin perang dan juga seorang panglima, mendirikan benteng, masuk-keluar hutan, mengumpulkan rombongan perempuan, dll. Beliau sahabat Cut Nyak Dien, sekaligus mengkritiknya kala Teuku Umar berstrategi merangkul Belanda.

Foto: Ferial Afiff. (Diakses dari Instagram @alebutoh).
Foto: Ferial Afiff. (Diakses dari Instagram @alebutoh).

by

FERIAL AFFIF adalah seniman fleksibel yang telah aktif berkarya lebih dari 10 tahun. Saat ini ia berdomisili di Yogyakarta. Pola karyanya tak punya batasan maupun gaya tertentu, secara artistik dia kerap beralih-peran sebagai fasilitator/kurator/penulis/peneliti/produser/dsb. Dia senantiasa penasaran. berhubungan dengan orang lain serta kondisi kehidupan yang menyertainya, terutama tema lingkungan/gender/sejarah. Karyanya sempat hadir di berbagai kota di Indonesia dan negara lain seperti: Singapura,Myanmar, Jepang, Korea Selatan, India, Sri Lanka, Madagaskar, Switzerland, dan sebagainya, Ferial sejak 2012 menjadi anggota Lifepatch, sebuah inisiasi warga dalam seni-sains-teknologi. Sejak 2018 bersama Putri Wartawati, Ridwan Rau Rau, dan Yayasan Lingkar Semanggi (Tangerang) menginisiasi Expedition Camp sebuah forum temu dan berbagi per dua tahunan bagi para praktisi performans se-Asia.

1 Comment

  1. Pingback: The Tomb of Teungku Fakinah | CEMETI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.