"Kabar Teman Rimpang", Kabupaten Aceh Besar, RIMPANG NUSANTARA
Leave a Comment

Rumoh Cut Nyak Dhien

English | Indonesia

Rumoh Aceh kedua, yang kini jadi museum, masih buatan Belanda (mereka membakar yang aslinya), adalah Rumoh Cut Nyak Dhien. Rumah yang kokoh diterjang gempa dan tsunami, dan jadi tempat menyelamatkan diri.

Foto: Ferial Afiff. (Diakses dari Instagram @alebutoh)

Sepanjang pencarian di laman Google maupun di rumah ini, tak ada yang menyebut nama ibunya Cut Nyak Dhien. Namun, saat ngobrol dengan Pak Mukim dekat Masjid Indra Purwa, nama Nyak Lampageu (ibunya Cut Nyak Dhien) yang tinggal tak jauh dari situ disebut. Mungkin nanti di tumpukan PR-PR tulisan dan bahan bacaan tentang beliau akan ada juga.

Foto: Ferial Afiff. (Diakses dari Instagram @alebutoh)
Foto: Ferial Afiff. (Diakses dari Instagram @alebutoh)
Foto: Ferial Afiff. (Diakses dari Instagram @alebutoh)

Saya kira, setelah info tersebut, akan lebih banyak info lain saat berada di Rumah Cut Nyak Dhien. Misalnya, melihat silsilah dan berbagai hal lain tentang beliau, kisah sepak terjangnya bergerilya dari hutan ke hutan, dlsb. Tapi ternyata tidak; tentang CND-nya dikit banget! Tapi, lumayan lah…, ada sumur tua asli dari zaman dulu, foto makam beliau di Sumedang, dan ada foto dia duduk saat ditangkap.

Foto: Ferial Afiff. (Diakses dari Instagram @alebutoh)
Foto: Ferial Afiff. (Diakses dari Instagram @alebutoh)
Foto: Ferial Afiff. (Diakses dari Instagram @alebutoh)

by

FERIAL AFFIF adalah seniman fleksibel yang telah aktif berkarya lebih dari 10 tahun. Saat ini ia berdomisili di Yogyakarta. Pola karyanya tak punya batasan maupun gaya tertentu, secara artistik dia kerap beralih-peran sebagai fasilitator/kurator/penulis/peneliti/produser/dsb. Dia senantiasa penasaran. berhubungan dengan orang lain serta kondisi kehidupan yang menyertainya, terutama tema lingkungan/gender/sejarah. Karyanya sempat hadir di berbagai kota di Indonesia dan negara lain seperti: Singapura,Myanmar, Jepang, Korea Selatan, India, Sri Lanka, Madagaskar, Switzerland, dan sebagainya, Ferial sejak 2012 menjadi anggota Lifepatch, sebuah inisiasi warga dalam seni-sains-teknologi. Sejak 2018 bersama Putri Wartawati, Ridwan Rau Rau, dan Yayasan Lingkar Semanggi (Tangerang) menginisiasi Expedition Camp sebuah forum temu dan berbagi per dua tahunan bagi para praktisi performans se-Asia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.