Month: January 2019

Percakapan Tentang Narasi Pinggiran

Di dalam proses persiapan Biennale Equator #5, 2019 dan Rimpang Nusantara/ Rhizomatic Archipelago 2019 – 2021, program terbaru Cemeti-Institut untuk Seni dan Masyarakat, kami bertemu di satu titik gagasan untuk membicarakan narasi “pinggiran”. Kami pun bersepakat merancang rangkaian proyek bersama yang berisi seri diskusi (tertutup & terbuka), penelitian, publikasi, dan presentasi dalam berbagai ragam format di sepanjang tahun 2019.

Choreographed Knowledges

Choreographed Knowledges is a project by artist Julia Sarisetiati, curated by Grace Samboh, building on the artist’s long-term research and engagement with Indonesian migrant workers. Choreographed Knowledges aims to explore how bodies of power such as state and corporations, “choreograph” bodies across the globe as a migrant workforce, focussing particularly on what comes before: education and training.

Choreographed Knowledges

Choreographed Knowledges adalah proyek seni yang diinisiasi oleh Julia Sarisetiati dan dikuratori oleh Grace Samboh. Proyek ini adalah pengembangan dari penelitian dan hubungan jangka panjang Julia Sarisetiati dengan buruh migran Indonesia. Pameran ini menjelajahi perihal tubuh-tubuh yang berkuasa seperti pemerintah dan perusahaan menciptakan koreografi atas tubuh-tubuh yang disebar di seluruh dunia sebagai buruh migran, khususnya pada proses persiapan keberangkatan: pendidikan dan pelatihan.

Ngaji Bunyi – “Does Sound Matter?” #3

Dalam acara ini, yang juga menandai hari terakhir pameran, peneliti dan penulis M. Yaser Arafat akan membagikan penelitian berkelanjutannya tentang pengaruh bahasa dan budaya Arab pada masyarakat kontemporer Indonesia, membahas tentang gelombang suara Arab baru-baru ini dan efeknya dalam kehidupan kita sehari-hari. Sementara itu, aktivis media Pitra Hutomo dan Abdus Somad akan mengelaborasi subtitle dari Ngaji Bunyi, “Do Sound Matter?” ke ranah politik polifonik, mengatasi hubungan rumit antara suara, suara, kekuasaan dan perlawanan. Sesi diskusi tersebut dimoderatori oleh peneliti dan penulis Irfan R. Darajat.

Ngaji Bunyi – “Does Sound Matter?” #3

In this event, which also marks the final day of the exhibition, researcher M. Yaser Arafat will share his ongoing research into the influence of Arabic language and culture on Indonesian contemporary society, discussing on the recent wave of Arabic sound and its affect on our everyday lives. Meanwhile, media activists Pitra Hutomo and Abdus Somad will take Ngaji Bunyi’s subtitle ‘Does Sound Matter?’ into the polyphonic political realm, addressing the complex relation between sound, voice, power and resistance. The study session will be moderated by researcher and writer Irfan R. Darajat.